Jumat, 22 Juni 2012

Cara Menyetok Tulisan di Blogspot 2


Sebagaimana janji saya kepada Anda kemarin. Hari ini, saya lanjutkan cara menyetok tulisan di blogspot. Ini dia caranya. 

Silaturahim ke rumah Pak Asep

Nah, ceritanya, sebulan yang lalu. Saya menyambung silaturahim ke rumah Pak Asep Haerulgani. Pengasuh Pondok pesantren Hypnotherapy Ciputat. Saya ke sana bersama rekan saya Mahmudi dan Guru Noeryanto. Pengasuh Pontren NLP Pasar Minggu. 

Setelah 3 jam mengantongi ilmu di kediaman Pak Asep. Kemudian, kami melanjutkan silaturahim ke istana As Leksana. Praktisi Hypnotherapy, juga seorang penulis buku. Dulu pernah menjadi wartawan. Bahkan, menjadi penulis tetap di salah satu pojok halaman detik.com 

Writing state

Diskusi di tempat tinggal As Leksana berawal dari pola sugesti Ericsonian, perilaku facebookers dalam hal like, hingga ke penulisan. Saya membuka pembicaraan dengan menyampaikan kebiasaan saya dalam hal menulis. Yakni, sebelum menuliskan catatan tertentu. Saya menyisati diri saya sejenak untuk masuk ke kondisi mood menulis. Atau saya sebut dengan “Writing state”. Kemudian saya bertanya, bagaimana dengan pengalaman beliau?

Ternyata, menurut beliau, hampir semua penulis memiliki “writing state”nya. Baik itu disadari atau tidak. Akan tetapi, pasti mempunyai ritual khusus. Entah berupa perilaku gerakan fisik, seperti mencari tempat dan waktu khusus. Atau non fisik, hanya berada di tatatanan pemikiran. Teman-teman pembelajar NLP menamainya—State of mind.

Saya lupa, bagaimana persisnya, pembicaraan menulis ini mengalir ke pembicaraan ngeblog. As Leksanan menceritakan, beliau mempunyai kebiasaan dalam memposting catatan berupa—menyiapkan artikel sebanyak 5 sampai 7 tema—kemudian baru memasukkan ke dalam blog. Caranya, memanfaatkan fasilitas fitur “jadwal”. Jadi, secara otomatis, tulisannya terposting satu catatan perharinya. Sehingga, tidak membuang waktu hanya untuk mengurusi postingan.

Dari pembicaraan inilah, saya baru mengetahui. Rupanya, kita bisa mengatur waktu publis entri terbaru. Dari hari, bulan, tahun hingga ke jamnya. 

Publis terjadwal

Pulang dari rumah Pak As Leksana. Keesokan harinya saya langsung mengamati dan mencoba fitur penjadwalan. Syukur, postingan saya berhasil sesuai jadwal yang saya mau. Semenjak itu pula, saya menyetok tulisan di blog, dan menetukan jadwal publish nya. Bahkan, ihwal sedang Anda baca ini. Postingan dari penjadwalan yang sudah saya set seminggu yang lalu.

Sungguh, fitur ini menyelamatkan saya dari peluangan waktu khusus, satu sampai dua jam untuk posting. Sehingga—mulai saat ini—saya hanya meluangkan waktu hari khusus untuk menulis catatan terbaru di blog. Kemudian, hari-hari selanjutnya—saya bisa mengalihkan waktu yang biasanya saya luangkan untuk setting catatan—ke waktu menulis pengalaman sehari-hari.  

Jadi, bagi Anda yang suka ngeblog, dan belum mengetahui hal ini. Barangkali mulai sekarang boleh mengubah pola Anda. Saya merasa sangat terbantu. Oleh karena itu, mari kita gunakan hak kita.

Cingajur, Sabtu 12 Mei 2012
Bagikan