Tehnologi seharusnya mempermudah, bukan sebaliknya
memperbudak.
#NasehatDiri
Bukan
iklan kpud
Baru-baru
ini, saya sering melihat baliho, spanduk, dan famflet berdiri di sudut-sudut
kota Jakarta. Pada baliho tersebut tertuai kata-kata ajakan, agar semua warga
Jakarta menggunakan haknya. Yaitu, memilih untuk menentukan pemimpin daerah
kelahiran Benyamin ini.
Meski
seperti itu. Catatan ini bukanlah iklan dari KPUD kepada Anda. Sehingga akan
ada himbauan juga agar Anda memilih sesuai hati nurani Anda. Karena, saya bukan
dari team pelaksana pemilukada Jakarta. Apalagi berisi untuk mengunggulkan
salah satu kandidat dari empat calon gubernur DKI Jakarta.
Wedget
blogspot
Akan
tetapi—saya mau bercerita kepada Anda—tentang hak yang belum pernah saya
gunakan selama berinteraksi dengan blogspot. Maksud saya, pihak pengelola
blogspot telah menyediakan fitur-fitur demi kemudahan para blogger. Tapi
sayangnya, saya belum memakai fitur tersebut. Padahal, itu sangat membantu
aktifitas saya dalam ngeblog.
Saya
tidak tau, apakah Anda juga mengalami hal serupa seperti saya. Atau, bisa jadi,
ketidaktahuan yang mau saya ceritakan kepada Anda sebentar lagi ini. Sudah jauh
hari Anda sadari. Entah semenjak pertama membuat alamat domain dan memilih
templete. Atau selama berselancar di lautan maya.
Mungkin,
hampir setiap insan yang sudah kecanduan menulis dan membagikan tulisannya di
blog. Mempunyai rasa ketidaknyamanan hidup. Perkara ini terjadi, bila sehari
tidak menulis dan memposting catatan. Ketidaknyamanan itu, seperti 3 hari belum
mandi. Padahal badan berguyur keringat. Apakah Anda termasuk demikian?
Ini
permasalahannya
Saya
mensyukuri mengalami hal ini. Jika sehari saja tidak menulis, rasanya ada
sesuatu yang kurang. Bahkan seolah ada sesuatu yang hilang. Namun di sisi lain.
Item yang saya syukuri, membuat saya harus menyediakan waktu yang tidak sedikit
untuk kegiatan mengikat makna ini. Terutama pada saat berencana membagikan
kepada khalayak ramai di blog saya www.rahmadsyah.com
Jadi,
hampir setiap pagi, setelah menunaikan shalat shubuh. Saya membuka laptop.
Kemudian memasukkan modem dan mengkoneksi ke internet. Saya membuka halaman
blog saya. Lalu menekan tombol “tulis
baru”.
Perkaranya
adalah, memposting di blog tidak secepat “copy”
dari dokumen word ke halaman blog,
kemudian “paste”. Tetapi, saya juga kudu
menjelajah google, mencari gambar yang tepat. Ilustrasi yang sesuai dengan tema
dan isi tulisan. Kegiatan ini terkadang menyita waktu saya.
Bisa
Anda membayangkan. Saya melakukan ini hampir setiap hari. Terkecuali saya ada
jadwal mengisi pelatihan mulai jam 09.00. Maka, saya berangkat dari rumah jam
06,00 paling lembat. Dan 05.30 rekor tercepat. Ini tergantung, jarak tempuh tempat
pelatihan dengan rumah saya tempati.
Terkadang
juga, saya meliburkan memposting, karena jaringan internetnya lemot. Sehingga,
proses masuk ke dashboard blog
menyita banyak waktu. Bahkan, sering koneksi terputus. Saking lemah syahwat.
Eh, sinyalnya maksud saya.
Bersambung
maafkan, lagi-lagi pada kesempatan ini ceritanya berlanjut pada esok hari. Dan besok saya akan menyajikan, bagaimana cara mensiasati menyetok tulisan di blogspot. Sehingga, permasalahan waktu--tersita banyak untuk posting--tidak lagi saya alami. Saya yakin Anda juga membutuhkannya.
Sampai ketemu besok pagi jam 07.00 wib ya.
