Selasa, 22 Januari 2013

Kegigihan Itu Mewujudkan Hasil


Liputan Talk Show The Tsunami Effect Gramedia Bandung



Talk show The Tsunami Effect
Rabu, 2 Januari 2013. Tepat jam 06.00 pagi. Saya telah rapi dengan atribut yang biasa saya kenakan ketika hendak mengajar atau mengikuti meeting bersama relasi. Demikian pula dengan istri. Jadinya kami berangkat bersama pagi itu. 

Tujuan saya adalah ke travel Cipaganti d’brasco Fatmawati. Sementara istri dia menuju ke sekolah. Karena ada siswanya yang kelas 2, mau masuk magang hari pertama di sebuah perusahaan asuransi. Kantor asuransinya bersebrangan dengan rumah sakit Fatmawati.

Saya sendiri, 2 Januari yang lalu merupakan aktifitas pertama saya di tahun 2013. Yaitu talk show di radio CBL Bandung dan event Gramedia Year and Sales. Acara ini dalam rangka promosi buku saya ”The Tsunami Effect”. Penerbit Salamadani sendiri yang menyelenggarakannya. 

Secangkir White Koffie
Jam 06.30 saya tiba di d’brasco. Tadinya, saya berniat untuk menikmati kopi pagi di cafe luar FO Brasco. Namun sayang, tidak seperti saya prediksi. Cafenya belum buka. Atau mungkin masih dalam suasana liburan cuti bersama tahun baru. Akhirnya saya memutuskan mencari kopi di luar. Dan tanpa perlu jauh-jauh berjalan. Ada kios kecil dekat brasco menjual kopi seduh. saya segera memesan white koffie.

Kemudian, sembari menikmati nikmatnya kopi luwak ini. Saya memperhatikan ada calon penumpang yang tujuannya sama dengan saya baru tiba di sana. Dia seorang lelaki. Menggenakan baju kemeja berwarna kuning. Celana berwarna hitam. Sepatu pantofel yang menutupi kakinya berwarna hitam. Wajahnya oval seperti Saikoji. Dan mengenakan kacamata tanpa frame.

Ada yang menarik dari pria ini. Tangannya memegang satu pack kartu remi. Dia mengocok kartu ini bukan seperti pada umumnya. Akan tetapi, dia memainkan kartu ini seperti layaknya mereka yang memiliki keahlian tertentu dalam hal permainan kartu. Yang saya maksud di sini magician

Bertemu Magician
Setengah jam kemudian, tepat jam 07.00. Mobil yang berangkat menuju Bandung stand by. Pak sopir meminta kami untuk naik. Awalnya saya mendapat kursi no 1. Persis samping sopir. Namun, karena ada penumpang yang membatalkan pemberangkatan. Jadinya saya bisa duduk di belakang sopir—no 2.

Sementara pria yang saya ceritakan tadi, duduk di kursi no 3—tengah-tengah. Karena saya pindah ke no 2. Saya bersebelahan dengannya. Lalu, saya berkenalan. Saya menjulurkan tangan kanan saya seraya mengatakan ”Perkenalkan nama saya Rahmad”. ”Saya Adam”. Kata lelaki memakai baju kuning ini.

Saya melanjutkan percakapan. ”Aktivitasnya sebagai magician ya?” Saya menebak sok tau. ”Hanya sampingan” Jawab mas Adam. ”Oh ya, kok tidak dijadikan sebagai aktifitas utama saja?” tanya saya lagi penasaran. Mas Adam menjawab, ”Profesi ini kurang menjanjikan untuk dijadikan pendapatan utama”. 

Kemudian Mas Adam menyampaikan alasannya tidak memutuskan menjadi magician sebagai aktifitas utama. Menurut beliau, para magician yang masuk nominasi 10 besar saja masih belum begitu jelas masa depannya. Persisnya dalam hal keuangan. Selain itu, dia juga memberi contoh seorang magician lain yang cukup terkenal. Secara financial sehari-hari belum bisa dikatakan orang kaya. 

Kegigihan Mewujudkan Hasil
Meski seperti itu. Ada pembelajaran menarik yang saya petik dari cerita dunia magician dari mas Adam. Beliau bercerita kepada saya. Ada seorang temannya ingin belajar private kepada Romedal. Namun, temannya ini secara finansial belum cukup modal. Akan tetapi punya kemampuan tinggi untuk belajar.

Hal menariknya adalah, Romedal menolak temannya ini sampai 6 kali. Dan alasan Romedal pun sebenarnya mau mengetes, seberapa kuat keinginan teman mas Adam untuk belajar Magic. Tepatnya memainkan kartu seperti Romedal. Akhirnya jamuan ke 7. Romedal menerima temannya itu. Juga sekaligus mengajarkan trik dasarnya. 

Pelajaran berharga bagi saya adalah, kegigihan itu pasti mewujudkan hasil. 

Bersambung...
 -------------------------------
Ikuti Workshop "Explore Your Potentials With NLP" tentang cara merumuskan Visi Hidup, menemukan Passion dan mengoptimalkan Potensi Diri. Minggu, 17 Februari 2013, @Hotel Syahida Inn Komplek Pasca UIN Jakarta. Hubungi 0878.7603.7227 Sekarang.

Bagikan