Liputan
Talk Show The Tsunami Effect Gramedia Bandung
Rabu,
2 Januari 2013. Tepat jam 06.00 pagi. Saya telah rapi dengan atribut yang biasa
saya kenakan ketika hendak mengajar atau mengikuti meeting bersama relasi.
Demikian pula dengan istri. Jadinya kami berangkat bersama pagi itu.
Tujuan
saya adalah ke travel Cipaganti d’brasco Fatmawati. Sementara istri dia menuju
ke sekolah. Karena ada siswanya yang kelas 2, mau masuk magang hari pertama di
sebuah perusahaan asuransi. Kantor asuransinya bersebrangan dengan rumah sakit Fatmawati.
Saya
sendiri, 2 Januari yang lalu merupakan aktifitas pertama saya di tahun 2013.
Yaitu talk show di radio CBL Bandung
dan event Gramedia Year and Sales. Acara ini dalam rangka
promosi buku saya ”The Tsunami Effect”.
Penerbit Salamadani sendiri yang menyelenggarakannya.
Secangkir White Koffie
Jam
06.30 saya tiba di d’brasco. Tadinya, saya berniat untuk menikmati kopi pagi di
cafe luar FO Brasco. Namun sayang, tidak seperti saya prediksi. Cafenya belum
buka. Atau mungkin masih dalam suasana liburan cuti bersama tahun baru. Akhirnya saya
memutuskan mencari kopi di luar. Dan tanpa perlu jauh-jauh berjalan.
Ada kios kecil dekat brasco menjual kopi seduh. saya segera memesan
white koffie.
Kemudian,
sembari menikmati nikmatnya kopi luwak ini. Saya memperhatikan ada calon
penumpang yang tujuannya sama dengan saya baru tiba di sana. Dia seorang
lelaki. Menggenakan baju kemeja berwarna kuning. Celana berwarna hitam. Sepatu
pantofel yang menutupi kakinya berwarna hitam. Wajahnya oval seperti Saikoji. Dan
mengenakan kacamata tanpa frame.
Ada
yang menarik dari pria ini. Tangannya memegang satu pack kartu remi. Dia
mengocok kartu ini bukan seperti pada umumnya. Akan tetapi, dia memainkan kartu
ini seperti layaknya mereka yang memiliki keahlian tertentu dalam hal permainan
kartu. Yang saya maksud di sini magician.
Bertemu Magician
Setengah
jam kemudian, tepat jam 07.00. Mobil yang berangkat menuju Bandung stand by. Pak sopir meminta kami untuk
naik. Awalnya saya mendapat kursi no 1. Persis samping sopir. Namun, karena ada
penumpang yang membatalkan pemberangkatan. Jadinya saya bisa duduk di belakang
sopir—no 2.
Sementara
pria yang saya ceritakan tadi, duduk di kursi no 3—tengah-tengah. Karena saya
pindah ke no 2. Saya bersebelahan dengannya. Lalu, saya berkenalan. Saya
menjulurkan tangan kanan saya seraya mengatakan ”Perkenalkan nama saya Rahmad”. ”Saya
Adam”. Kata lelaki memakai baju kuning ini.
Saya
melanjutkan percakapan. ”Aktivitasnya
sebagai magician ya?” Saya menebak sok tau. ”Hanya sampingan” Jawab mas Adam. ”Oh ya, kok tidak dijadikan sebagai aktifitas utama saja?” tanya saya lagi penasaran. Mas Adam menjawab, ”Profesi ini kurang menjanjikan untuk
dijadikan pendapatan utama”.
Kemudian
Mas Adam menyampaikan alasannya tidak memutuskan menjadi magician sebagai
aktifitas utama. Menurut beliau, para magician yang masuk nominasi 10 besar
saja masih belum begitu jelas masa depannya. Persisnya dalam hal keuangan.
Selain itu, dia juga memberi contoh seorang magician lain yang cukup terkenal.
Secara financial sehari-hari belum bisa dikatakan orang kaya.
Kegigihan Mewujudkan
Hasil
Meski
seperti itu. Ada pembelajaran menarik yang saya petik dari cerita dunia
magician dari mas Adam. Beliau bercerita kepada saya. Ada seorang temannya
ingin belajar private kepada Romedal. Namun, temannya ini secara finansial
belum cukup modal. Akan tetapi punya kemampuan tinggi untuk belajar.
Hal
menariknya adalah, Romedal menolak temannya ini sampai 6 kali. Dan alasan
Romedal pun sebenarnya mau mengetes, seberapa kuat keinginan teman mas Adam
untuk belajar Magic. Tepatnya memainkan kartu seperti Romedal. Akhirnya jamuan
ke 7. Romedal menerima temannya itu. Juga sekaligus mengajarkan trik dasarnya.
Pelajaran
berharga bagi saya adalah, kegigihan itu pasti mewujudkan hasil.
Bersambung...
-------------------------------
Ikuti
Workshop "Explore Your Potentials With NLP" tentang cara
merumuskan Visi Hidup, menemukan Passion dan mengoptimalkan Potensi Diri.
Minggu, 17 Februari 2013, @Hotel Syahida Inn Komplek Pasca UIN
Jakarta. Hubungi 0878.7603.7227 Sekarang.
