Senin, 25 Februari 2013

Cara Mengatasi Keraguan dan Bimbang

Memahami Pola Semesta
Semenjak mendapatkan materi tentang POLA semesta dalam proses kejadian (sesuatu yang akan terjadi). Saya sering membatalkan—tidak melanjutkan—apa yang telah saya niatkan, jika terjadi ganjalan selama proses melakukannya. 

Contoh; (Ini sering terjadi) Saat memposting kata-kata tertentu—status baru—di facebook.  Sebelum proses pengiriman selesai, tiba-tiba saja jaringan internet terputus. Atau, browser mozilanya not responding, sehingga harus menulis ulang. Padahal kalimatnya telah tersusun rapi dan tinggal tekan "Kirim". 

Jika hal itu terjadi, saya sering tidak mengulangi lagi memposting status yang saya niatkan tadi. (Saya tidak menulis ulang dan membiarkan saja). Karena, bagi saya, itu adalah tanda-tanda  agar saya tidak perlu meneruskan (menuntaskan) niat saya. 

Tolak Ukur
Namun, tidak semua hal saya menyikapi demikian. Hanya kondisi tertentu saja. Dan tatkala memutuskan untuk berhenti (batal). Biasanya pembatalan ini pun saya buat standarnya. Yaitu, proses keganjilan tersebut bukan karena andil saya. Tapi di luar kemampuan saya. Contoh; Sinyal hilang. Listrik padam. Browser not responding. dan hal lainnya.

Kemudian, saya juga mengecek kondisi saya. Apakah feeling—signal bawah sadar—saya nyaman atau kurang nyaman?  Apalagi saat saya berkomunikasi dengan bawah sadar, ada himbauan untuk tidak melanjutkan. Maka saya segera memutuskan untuk berhenti.  

(Teknik Berkomunikasi dengan Bawah Sadar ini, saya bahas pada kelas Optimasi Bawah Sadar, Sabtu 16 Maret 2013, biayanya cuma Rp.100,000,- saja. Khusus bagi Anda yang memiliki buku The Tsunami Effect. Ayo daftarkan diri Anda, hubungi 0878.7603.7227 S E K A R A N G !)

Mengatasi Keraguan
Bahkan, sekarang ini, perilaku di atas sering saya gunakan sebagai solusi untuk menentramkan keraguan saya. Misalnya, saat melakukan sesuatu saya bimbang dan ragu. Antara maju atau mundur. Biasanya, untuk mengatasi keraguan tersebut, Saya segera memutuskan untuk berTINDAK. 

Kemudian, saya berusaha menyadari setiap peristiwa yang saya alami selama proses tindakan tadi. Apakah ada hal-hal yang ganjil terjadi? Kalau ada itu pertanda untuk mundur. Tapi kalau tidak, ya maju terus.

Melatih Ketajaman Intuisi
Oh ya, guru saya menghimbau agar saya sering-sering melatih ketajaman intuisi saya, agar mudah menyadari pola proses kejadian semesta. Karena, orang-orang yang tajam INTUISInya, biasa mudah menyadari keganjilan ini. Sehingga dia segera memutuskan perihal terbaik untuk dirinya. 

Apakah Anda mau tau bagaimana cara menajamkan intuisi? Ssst, jangan bilang-bilang ya. Satu di antara lima pembahasan materi Optimasi Bawah Sadar 16 Maret nanti adalah, Latihan menajamkan intuisi

Ciganjur, 25 Februari 2013.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ikuti Workshop Optimasi Bawah Sadar (Unconscious Optimizing), Sabtu, 16 Maret 2013, Jam 13.00 - 17.00wib, Htm; Rp.750rb @Galery 678 Kemang Selatan, Jaksel. Hub 0878.7603.7227. 
--------------------------------------------------------------------------------------------- 

Bagikan