Memahami Pola Semesta
Semenjak mendapatkan
materi tentang POLA semesta dalam proses kejadian (sesuatu yang akan terjadi).
Saya sering membatalkan—tidak melanjutkan—apa yang telah saya niatkan, jika
terjadi ganjalan selama proses melakukannya.
Contoh; (Ini sering
terjadi) Saat memposting kata-kata tertentu—status baru—di facebook. Sebelum proses pengiriman selesai, tiba-tiba
saja jaringan internet terputus. Atau, browser mozilanya not responding, sehingga harus menulis ulang. Padahal kalimatnya
telah tersusun rapi dan tinggal tekan "Kirim".
Jika hal itu terjadi,
saya sering tidak mengulangi lagi memposting status yang saya niatkan tadi.
(Saya tidak menulis ulang dan membiarkan saja). Karena, bagi saya, itu adalah
tanda-tanda agar saya tidak perlu meneruskan
(menuntaskan) niat saya.
Tolak Ukur
Namun, tidak semua hal
saya menyikapi demikian. Hanya kondisi tertentu saja. Dan tatkala memutuskan
untuk berhenti (batal). Biasanya pembatalan ini pun saya buat standarnya.
Yaitu, proses keganjilan tersebut bukan karena andil saya. Tapi di luar
kemampuan saya. Contoh; Sinyal hilang. Listrik padam. Browser not responding. dan hal lainnya.
Kemudian, saya juga
mengecek kondisi saya. Apakah feeling—signal
bawah sadar—saya nyaman atau kurang nyaman? Apalagi saat saya berkomunikasi dengan bawah sadar, ada himbauan untuk tidak
melanjutkan. Maka saya segera memutuskan untuk berhenti.
(Teknik Berkomunikasi
dengan Bawah Sadar ini, saya bahas pada kelas Optimasi Bawah Sadar, Sabtu 16 Maret 2013, biayanya cuma Rp.100,000,-
saja. Khusus bagi Anda yang memiliki buku The Tsunami Effect. Ayo daftarkan diri Anda,
hubungi 0878.7603.7227 S E K A R A N
G !)
Mengatasi Keraguan
Bahkan, sekarang ini,
perilaku di atas sering saya gunakan sebagai solusi untuk menentramkan keraguan saya. Misalnya, saat melakukan
sesuatu saya bimbang dan ragu. Antara maju atau mundur. Biasanya, untuk mengatasi
keraguan tersebut, Saya
segera memutuskan untuk
berTINDAK.
Kemudian, saya berusaha menyadari setiap
peristiwa yang saya alami selama proses tindakan tadi. Apakah ada hal-hal yang ganjil terjadi? Kalau ada itu
pertanda untuk mundur. Tapi kalau tidak, ya maju terus.
Melatih Ketajaman
Intuisi
Oh ya, guru saya menghimbau
agar saya sering-sering melatih ketajaman intuisi saya, agar mudah menyadari
pola proses kejadian semesta. Karena, orang-orang yang tajam INTUISInya, biasa
mudah menyadari keganjilan ini. Sehingga dia segera memutuskan perihal terbaik
untuk dirinya.
Apakah Anda mau tau
bagaimana cara menajamkan intuisi? Ssst, jangan bilang-bilang ya. Satu di
antara lima pembahasan materi Optimasi
Bawah Sadar 16 Maret nanti adalah, Latihan
menajamkan intuisi.
Ciganjur, 25
Februari 2013.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ikuti Workshop Optimasi Bawah Sadar (Unconscious Optimizing), Sabtu, 16 Maret 2013, Jam 13.00 - 17.00wib, Htm; Rp.750rb @Galery 678 Kemang Selatan, Jaksel. Hub 0878.7603.7227.
---------------------------------------------------------------------------------------------
Bagikan
